10 Makanan Laktogogue Alami Untuk Melancarkan ASI

10 Makanan Laktogogue Alami Untuk Melancarkan ASI

Asupan terbaik untuk bayi adalah ASI. Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh ini memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi, seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Komposisinya pun lebih mudah dicerna ketimbang susu formula. Namun sayangnya, saat ini pemberian ASI eksklusif di Indonesia baru 35% saja. Alasan berhenti menyusui yang paling banyak ditemukan adalah produksi ASI yang rendah.

Pada prinsipnya, kelancaran produksi ASI dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu prolaktin dan oksitosin. Prolaktin adalah hormon yang membuat sel-sel produksi ASI bekerja maksimal. Oksitosin adalah hormon yang diperlukan untuk mengalirkan ASI yang telah diproduksi. Oksitosin ini dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu. Sedangkan untuk membantu memicu hormone prolactin, ibu bisa mengkonsumsi laktogogue.

Laktogogue adalah substansi, dapat berupa obat atau bahan makanan alami atau tanaman herbal atau yang dapat membantu merangsang, mempertahankan atau meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) ibu menyusui.

Ada banyak sekali bahan makanan yang merupakan laktogogue alami. Berikut 10 makanan laktogogue yang paling popular digunakan :

1. Almond
Kacang almond kaya akan omega 3 yang akan membantu hormon dalam memproduksi ASI lebih banyak. Asam amino yang terkandung dalam almond dapat membantu hormone serotonin, yang merupakan neurotransmitter yang diperlukan untuk menyusui. Banyak ibu menyusui mengkonsumsi almond untuk meningkatkan kekentalan, rasa, dan kuantitas ASI mereka.

2. Fenugreek
Fenugreek atau hulbah banyak di gunakan sebagai campuran bumbu rempah-rempah pada masakan Timur Tengah dan India. Biji fenugreek ini mengandung karbohidrat, protein serta kandungan mineral lainnya. Fenugreek terbukti bisa menstimulasi kelenjar susu dan dapat meningkatkan produksi ASI dalam waktu 24-72 jam saja. Sudah banyak jurnal kesehatan yang mencatat kefektifan fenugreek dalam meningkatkan produksi ASI.

3. Katuk
Daun katuk mengandung Laktagagum dan Prolaktin yang tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Dalam sebuah penelitian, mengkonsumsi katuk terbukti meningkatkan produksi ASI dalam 15 hari.

4. Flaxseed
Flaxseed atau biji rami kaya akan kandungan phytoestrogens yang bisa mempengaruhi produksi ASI. Phytoestrogen adalah nutrisi yang berasal dari tanaman serupa dengan hormon estrogen pada tubuh perempuan yang berperan dalam produksi ASI. Flaxseed bahkan juga mengandung asam lemak esensial yang sangat penting untuk ibu menyusui.

5. Chia seed
Chia seed merupakan makanan tinggi serat dan asam lemak omega 3 yang juga mengandung protein, kalsium dan magnesium yang akan menambah kuantitas ASI.

6. Biji wijen hitam
BIji wijen hitam ini merupakan sumber kalsium yang tinggi dan diyakini dapat meningkatkan produksi ASI. Biji wijen adalah salah satu biji terbaik untuk meningkatkan produksi ASI.

7. Brewer yeast
Brewer yeast mengandung phytoestrogen yang merupakan salah satu factor kesuksesannya sebagai laktagogue.

8. Fennel seed
Fennel atau adas tidak hanya berguna sebagai bumbu masakan. Makanan ini juga telah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Fennel mengandung phytoestrogens yang diperlukan untuk memproduksi ASI. Fennel juga bermanfaat untuk ibu menyusui karena bisa memicu LDR (let down reflex) atau reflex pengeluaran ASI.

9. Oatmeal
Oatmeal merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan zat besi. Kondisi kekurangan zat besi pada ibu menyusui bisa menyebabkan turunnya produksi ASI. Jadi mengonsumsi oatmeal bisa membantu para ibu menyusui memenuhi kebutuhan zat besi hariannya.

10. Bawang putih
Sudah umum bahwa bawang putih berkhasiat sebagai obat dan bumbu kuliner. Bawang putih ternyata juga dipercaya memiliki efek laktogenik. Dalam suatu penelitian menemukan bahwa bayi menyusui lebih sering dan menghisap ASI lebih banyak jika ibu mengkonsumsi bawang putih sebelum menyusui. Peningkatan stimulasi inilah yang membantu meningkatkan pasokan ASI.

Namun, tidak ada yang instan ya mom. Semuanya perlu proses, jangan berharap dalam 1x konsumsi produksi ASI akan langsung meningkat atau ASI akan langsung keluar. Seperti misalnya, daun katuk yang berdasarkan penelitian rata-rata baru kelihatan hasilnya dalam 15 hari konsumsi rutin, atau fenugreek yang akan kelihatan hasilnya dalam 1-3 hari. Tentunya setiap orang akan berbeda-beda efeknya, ada yang cepat, ada yang perlu waktu lebih lama. Selain itu, tidak bisa hanya mengandalkan laktogogue saja. Harus didukung dengan hal lainnya seperti rajin mengosongkan payudara, makan yang banyak & bergizi, banyak minum air putih, jangan sampai stress, posisi menyusui yang benar, dan masih banyak lagi faktor lainnya.

Breastfeeding is not always easy, but it is always worth it. Semangat mengASIhi! 

#susualmondjogja #almondmilkjogja #asiboosterjogja #pelancarasijogja #tipsasilancar #tipsmenyusui #tipsmeningkatkanproduksiasi #laktogogue #galactogogue 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

×