7 Makanan Pencegah Hipotensi

7 Makanan Pencegah Hipotensi

Anda pernah mengalami kondisi tekanan darah rendah atau hipotensi? Seperti halnya gejala darah tinggi, gejala darah rendah juga bisa membahayakan bagi tubuh jika tak segera diatasi.

Lalu apa itu darah rendah dan apa ciri-cirinya?
Darah rendah adalah kondisi tekanan darah yang dihasilkan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh di bawah batas tekanan normal. Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri.
Tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah. Jika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal, biasanya disebut dengan tekanan darah rendah atau hipotensi. Ini juga berarti menandakan bahwa jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh tidak mendapatkan cukup darah.

Tekanan darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala pusing atau badan terasa ringan
  • Pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  • Merasa kebingungan
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Lemah
  • Merasa kedinginan
  • Kulit pucat (pucat karena sakit)
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi juga bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun)
  • Susah fokus atau berkonsentrasi

Nah, ketika berhadapan dengan tekanan darah rendah, dokter biasanya menyarankan untuk meningkatkan konsumsi garam, asupan cairan, mengurangi minuman beralkohol dan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti roti, nasi, pasta, dan kentang.

Selain itu, menurut Wakil Dierktur Unit kardiologi di India, Dr Sanjeev Chaudhary ada juga beberapa makanan yang bisa dianjurkan untuk penderita hipotensi, seperti dikutip the Healthsite, Senin (21/4/2015) berikut ini:

  1. Kismis
    Kismis dianggap sebagai obat alami yang sangat baik untuk mengobati hipotensi karena membantu meningkatkan fungsi kelenjar adrenal. Rendam sekitar 30 – 40 kismis dalam secangkir air semalaman dan konsumsi makanan ini di pagi hari pada waktu perut kosong.
  2. Susu almond
    Seperti kismis, almond bisa meningkatkan fungsi kelenjar adrenal untuk mempelancar aliran darah penderita hipotensi.  Anda dapat mengkonsumsi susu almond setiap pagi selama beberapa minggu untuk mengobati tekanan darah rendah Anda.
  3. Jus wortel
    Inilah hebatnya wortel, selain kaya vitamin A, sayuran ini bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengatur tekanan darah hingga stabil.Konsumsi jus wortel ditambah dua sendok makan madu saat perut kosong dua kali sehari (pagi dan sore) untuk hasil yang lebih baik.
  4. Garam
    Kebalikan dari penderita hipertensi yang harus mengurangi garam, Hipotensi justru membutuhkan natrium untuk membantu meningkatkan tekanan darah. Namun ingat, konsumsi garam tetap harus sesuai yang disarankan.
  5. Lemon
    Lemon sangat efektif untuk mengobati tekanan darah rendah. Antioksidan yang ada di dalamnya bisa berguna untuk mengatur sirkulasi dan menjaga tekanan darah. Jika Anda merasa kelelahan, minum segelas air perasan lemon dicampur dengan sedikit gula atau garam untuk mengontrol tekanan darah Anda.
  6. Bawang putih
    Bawang putih mengandung senyawa yang dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Konsumsi bawang putih (2 siung) 1 jam sebelum tidur atau tambahkan pada makanan Anda.
  7. Kopi
    Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, cola, cokelat panas bisa meningkatkan tingkat tekanan darah. penyebabnya belum diketahui secara pasti tapi diduga kafein bisa merangsang pelepasan hormon adrenalin.

Sumber :

https://www.liputan6.com/health/read/2217895/5-makanan-alami-untuk-si-hipotensi
https://bp-guide.id/AXsbXYOs

susualmondjogja

almondmilkjogja

susu almond jogja

almond milk jogja

Tinggalkan Balasan

×